Struktur Organisasi

Organisasi IKIP Gunungsitoli ditata berdasarkan UU RI Nomor 20 tahun 2003, tanggal 8 juli 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi. Penataan ini dituangkan dalam Statuta IKIP Gunungsitoli Tahun 2017.Susunan Organisasi IKIP Gunungsitoli terdiri dari  Senat Institut, Pimpinan Institut, Pelaksana Akademik, Pelaksana Administrasi, dan Penunjang akademik dan non akademik.

Senat Institut

Tugas dan kewenangan Senat Institut:

  1. Menetapkan kebijakan, norma/etika, dan kode etik akademik yang berpedoman kepada kebijakan YAPERTI Nias dan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dan atau lembaga yang menangani urusan pendidikan tinggi;
  2. Mengawasi : (a) Penerapan norma/etika akademik dan kode etik sivitas akademika; (b) Penerapan ketentuan akademik; (c) Pelaksanaan penjaminan mutu perguruan tinggi paling sedikit mengacu pada standar nasional pendidikan tinggi; (d) Pelaksanaan kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik, dan otonomi keilmuan; (e) Pelaksanaan tata tertib akademik; (f) Pelaksanaan kebijakan penilaian kinerja dosen; dan (g) Pelaksanaan proses pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
  3. Memberi pertimbangan dan usul perbaikan proses pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat kepada Pimpinan Institut;
  4. Memberi pertimbangan kepada Pimpinan Institut dalam pembukaan dan penutupan program studi;
  5. Memberi pertimbangan kepada Pimpinan Institut tentang pemberian atau pencabutan gelar dan penghargaan akademik;
  6. Memberi pertimbangan kepada Pimpinan Institut dalam pengusulan profesor; dan
  7. Memberi rekomendasi penjatuhan sanksi terhadap pelanggaran norma, etika, dan peraturan akademik oleh sivitas akademika kepada Pimpinan Institut.
  8. Memberi pertimbangan terhadap rencana dan perubahan anggaran dan pendapatan dan belanja IKIP Gunungsitoli
  9. Memberi pertimbangan kepada YAPERTI Nias berkenaan dengan calon yang diusulkan untuk diangkat menjadi Rektor
  10. Memberi pertimbangan kepada Rektor berkenan dengan calon yang diusulkan untuk diangkat menjadi calon wakil Rektor.