Sejarah Singkat

IKIP Gunungsitoli didirikan pada 15 November 1965  dengan Akta Notaris Walter Siregar Nomor 17 tanggal  19 Oktober 1965. Kemudian diperbaharui dengan Akta Notaris Nomor 45 tanggal 20 Oktober 1973 yang diberi nama Yayasan Perguruan Tinggi Nias dan berkedudukan di Kota Gunungsitoli. Berdasarkan akta tersebut para pendiri IKIP Gunungsitoli adalah sebagai berikut :

 

  1. Kenan Saragih, Pejabat Bupati Kepala Daerah Tingkat II Nias
  2. Saleh, Komandan Distrik Militer Gunungsitoli
  3. Siduhu Zebua, Komandan Resort Angkatan Kepolisian Gunungsitoli
  4. Tahadõdõ Telaumbanua, Pegawai Negeri
  5. Kasim Telaumbanua, Pegawai Negeri
  6. T. Mendrofa, Pegawai Negeri
  7. Helumbowo Hulu , Hakim Pengadilan Negeri Gunungsitoli
  8. Drs. Ulungan Sitepu, Pegawai Negeri
  9. T. Harahap, Pegawai Negeri
  10. W. Manurung, Pegawai Negeri.

Berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Yayasan Perguruan Tinggi Nias, yang menjadi Ketua Umum adalah Bupati Kepala Daerah Tingkat II Nias, ex officio dan Ketua DPRD Kabupaten Nias sebagai Wakil Ketua Umum. Sejalan dengan pemberlakuan undang-undang otonomi daerah, pada tahun 2001 telah diadakan perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Yayasan Perguruan Tinggi Nias. Dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ini ditetapkan pemilik Yayasan Perguruan Tinggi Nias adalah ex officio Bupati Nias sedangkan Ketua Umum adalah ex officio Sekretaris Daerah Kabupaten Nias.

IKIP Gunungsitoli yang didirikan pada 15 Nopember 1965, dipimpin pertama sekali oleh Drs. H. Chandra Telaumbanua dan menjabat dari 1965–1966.

Menurut statuta awal, IKIP Gunungsitoli bertujuan :

  1. membentuk dan membina tenaga-tenaga pendidik yang berkualitas tinggi, baik ilmu maupun moral.
  2. mengangkat masalah-masalah yang muncul dan  memecahkannya sebagai sumbangsih dalam pembangunan bangsa dan negara pada umumnya dan Daerah Tingkat II Nias pada khususnya  sesuai dengan Tri Darma Perguruan Tinggi (pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian pada masyarakat).
  3. berusaha secara kreatif dan kritis untuk menjadi salah satu pengembang kebudayaan dalam mempercepat pembangunan dan modernisasi.

Para Rektor yang pernah menjabat di IKIP Gunungsitoli sejak berdiri sampai sekarang adalah :

  1. Drs. H. Candra Telaumbanua, tahun 1965-1966.
  2. T.W. Siregar, SH, tahun 1966-1967.
  3. Dra. Ny. N.Z. Hadi Abednego, tahun 1967-1968.
  4. Drs. T.S. Bu’ulolo, tahun 1968-1972.
  5. Drs. T.S. Telaumbanua, tahun 1972-1974.
  6. SM. Mendrofa, SH., tahun 1974-1976.
  7. Drs. G. Zagoto, tahun 1976-1977.
  8. Hanati Nazara, SH, tahun 1977-1984.
  9. Drs. D. Zagoto, tahun 1984-1987.
  10. Drs. Silvester Lase, tahun 1987-1988.
  11. Drs. Elisati Nazara, tahun 1988-1998.
  12. Drs. Arozatulo Lase, SH, tahun 1988-2006.
  13. Drs. Desman Telaumbanua, M.Pd., tahun 2006 s.d. 2011.
  14. Pj. Dr. Sadieli Telaumbanua, M.Pd., M.A., Desember 2011 s.d. 29 Februari 2012.
  15. Plh. Drs. Elisati Nazara, 14 Maret 2012 s.d. 29 Mei 2012.
  16. Drs. Bezisokhi Laoli, M.M, 29 Maret 2012 s.d. 29 Juni 2016.
  17. Drs. Henoki Waruwu, M.Pd., 29 Juni 2016 s.d. Mei 2017 (meninggal dunia).
  18. Drs. Amin Otoni Harefa, M.Pd. (Plt. Rektor IKIP Gunungsitoli Mei 2017 sampai sekarang).

Pada awalnya, IKIP Gunungsitoli menyelenggarakan pendidikan dengan Sistem Paket (Tingkat) Sarjana Muda, dan mengelola 3 fakultas dan 4 jurusan yaitu:

  1. Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) dengan Jurusan Pendidikan Umum.
  2. Fakultas Keguruan dan Ilmu Sosial (FKIS) dengan Jurusan Civics  Hukum dan Jurusan Ekonomi Perusahaan.
  3. Fakultas Keguruan dan Ilmu Eksakta (FKIE) dengan Jurusan Ilmu Pasti.

Masing-masing jurusan di atas berstatus terdaftar, sesuai dengan Surat Keputusan Mendikbud RI Nomor: 1246/PT/III/68, tanggal 12 Desember 1968 yang  diperbaharui dengan Surat Keputusan Mendikbud RI Nomor 47/DPT/ B/1972 tanggal 28 Agustus 1973.

Selanjutnya, berdasarkan Surat Keputusan Mendikbud RI Nomor 0124/ N/1979 dan Surat Koordinator Perguruan Tinggi Swasta Wilayah I, Nomor 134/KDP/KOP/I/1984 tanggal 11 Juli 1984, mulai tahun akademik 1984/1985, IKIP Gunungsitoli melaksanakan Sistem Kredit Semester (SKS) serta mengelola program S-1 dan D-3 dengan fakultas dan jurusan sebagai berikut :

  1. Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) mengasuh Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan, program  S-1 dan D-3.
  2. Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) mengasuh Jurusan Pendidikan Moral Pancasila dan Kewarganegaraan, jenjang  S-1 dan D-3  dan Jurusan Pendidikan Dunia Usaha, program S-1 dan D-3.
  3. Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA) mengasuh Jurusan Matematika, jenjang  S-1 dan D-3 dan Jurusan Biologi, program  D-3 serta Jurusan Fisika, program D-3.
  4. Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS) mengasuh Jurusan Bahasa Indonesia, program D-3 dan Jurusan Bahasa Inggris, program D-3.
  5. Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK) mengasuh Jurusan Keterampilan Teknik Bangunan, program D-3.

Berdasarkan SK Mendikbud Nomor 0408/0/1989 tanggal 28 Juli 1989, jurusan yang berstatus diakui adalah (a) Pendidikan Moral Pancasila dan Kewarganegaraan, program S-1 dan D-3, (2) Jurusan Pendidikan Dunia Usaha-Koperasi, program S-1 dan D-3 serta (3) Jurusan Pendidikan Matematika, program S-1 dan D-3.

Jurusan Fisika berjalan selama 4 tahun akademik (empat angkatan) yaitu 1986/1987 s/d 1989/1990. Oleh karena sarana yang tersedia di IKIP Gunungsitoli tidak mendukung, izin operasionalnya tidak diperpanjang lagi sehingga untuk menamatkan mahasiswa keempat angkatan tersebut di in-passing ke Universitas Muhammadyah Tapanuli Selatan, Padang Sidempuan. Sedangkan program D-3 untuk Jurusan PPKn, PDU Koperasi, PPB dan Matematika tidak lagi menerima mahasiswa sejak tahun akademik 1995/1996.

Berdasarkan Keputusan Mendikbud Nomor: 021/U/1995, tanggal 25 Juli 1995 tentang Kurikulum Nasional Program Studi Sarjana Pendidikan, pada tahun akademik 1997/1998, penamaan jurusan di IKIP Gunungsitoli disesuaikan dengan keputusan tersebut. Adapun penyesuaian dimaksud adalah sebagai berikut.

  1. Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan berubah menjadi Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK).
  2. Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS), Jurusan Pendidikan Moral Pancasila dan Kewarganegaraan (PMP-KN) berubah menjadi Program Studi Pendidikan Pancasila dan     Kewarganegaraan PPKn) dan Jurusan Pendidikan Dunia Usaha dan Koperasi (PDU-KOP) berubah menjadi Program Studi Pendidikan Ekonomi Koperasi (PEK).
  3. Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA), Jurusan Matematika menjadi Program Studi Pendidikan Matematika dan Jurusan Pendidikan Biologi berubah menjadi Program Studi Pendidikan Biologi.
  4. Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS), Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, berubah menjadi Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah dan Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, berubah menjadi Program Pendidikan Bahasa Inggris S-1.
  5. Fakultas Pendidikan Teknik dan Kejuruan (FPTK), Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan D-3 berubah menjadi Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan S-1.

Comments are closed.